Pipi Bandung mendung di 28 Desember 2010
PISAU ! Maaf Pisau yang ei pilih. Karena ketiga feeling itu membuka mata ei.
Yes! feeling kesatu dan ketiga memang benar.
Tapi,
itu bukan acuan yang sebenarnya ei memilih pisau.
Ei hanya ingin belajar jujur dengan diri sendiri. Ei lebih memilih pipi sakit hati di hari ini daripada harus berlama-lama ei memaksakan diri dan lebih lebih menyakiti pipi di kemudian hari.
Maaf, beribu-ribu maaf mungkin tak merubah keadaan.
Ketika ei simpen pisau itu di tengah, itu benar-benar BERAT. Ibarat saya akan menusuknya. Saya tak berani menatapnya, apalagi banyak berkata-kata.
Yah, mungkin semuanya terlalu cepat. Kita terlalu cepat mengiyakan ini menjadi sebuah hubungan. tanpa saya sadari, kenyamanan itu tiba-tiba pudar. Saya coba dan terus mencoba agar bisa ke tahap selanjutnya. tapi, inilah realitanya dan saya telah berusaha.
Terimakasih untuk senyum manismu, Terimakasih untuk perhatianmu. Terimakasih untuk si bangbrang. Thanks for everything Pipi sayang.
*Kembali sendiri di akhir tahun ini. Mangga Pi, remove Facebook ei. Yaaahh, ei manggil Bangjohn (lagi) doong :’)
Pipi
Bandung mendung di 28 Desember 2010
PISAU ! Maaf Pisau yang ei pilih. Karena ketiga feeling itu membuka mata ei.
Yes! feeling kesatu dan ketiga memang benar.
Tapi,
itu bukan acuan yang sebenarnya ei memilih pisau.
Ei hanya ingin belajar jujur dengan diri sendiri. Ei lebih memilih pipi sakit hati di hari ini daripada harus berlama-lama ei memaksakan diri dan lebih lebih menyakiti pipi di kemudian hari.
Maaf, beribu-ribu maaf mungkin tak merubah keadaan.
Ketika ei simpen pisau itu di tengah, itu benar-benar BERAT. Ibarat saya akan menusuknya. Saya tak berani menatapnya, apalagi banyak berkata-kata.
Yah, mungkin semuanya terlalu cepat. Kita terlalu cepat mengiyakan ini menjadi sebuah hubungan. tanpa saya sadari, kenyamanan itu tiba-tiba pudar. Saya coba dan terus mencoba agar bisa ke tahap selanjutnya. tapi, inilah realitanya dan saya telah berusaha.
Terimakasih untuk senyum manismu, Terimakasih untuk perhatianmu. Terimakasih untuk si bangbrang. Thanks for everything Pipi sayang.
*Kembali sendiri di akhir tahun ini. Mangga Pi, remove Facebook ei. Yaaahh, ei manggil Bangjohn (lagi) doong :’)